Pengmas Internasional (Global Educational Brodge: Literacy and Digital Skill-Upgrading For Indonesian Migrant Workers Children in Malaysia tanggal 07 – 10 Juli 2026

img 0184

LPPM UNJANI Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di SB At-Tanzil Malaysia

Global Educational Bridge: Literacy and Digital Skill-Upgrading for Indonesian Migrant Workers’ Children

Serdang, Malaysia | 07–10 Juli 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi di tingkat internasional melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional bertajuk “Global Educational Bridge: Literacy and Digital Skill-Upgrading for Indonesian Migrant Workers’ Children in Malaysia” yang diselenggarakan pada 07–10 Juli 2026 di Sanggar Bimbingan (SB) At-Tanzil Serdang, Malaysia.

SB At-Tanzil merupakan salah satu pusat pembelajaran bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia sekaligus menjadi pusat administrasi jaringan 15 Sanggar Bimbingan At-Tanzil yang tersebar di berbagai wilayah Malaysia. Kehadiran sanggar ini menjadi bagian penting dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak PMI yang menghadapi berbagai tantangan dalam memperoleh layanan pendidikan formal.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan keterampilan digital anak-anak PMI melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan menyenangkan. Program ini juga menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi dengan komunitas pendidikan Indonesia di luar negeri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.

Selama empat hari pelaksanaan, tim dosen dan mahasiswa UNJANI menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif, antara lain:

  • Penguatan kemampuan membaca, menulis, dan memahami bacaan.
  • Pembelajaran literasi melalui permainan edukatif (learning games).
  • Pengenalan literasi digital dan pemanfaatan teknologi secara positif.
  • Edukasi mengenai keamanan digital (digital safety) dan etika bermedia digital.
  • Pelatihan penggunaan aplikasi pembelajaran sebagai media belajar yang kreatif.
  • Aktivitas kelompok yang bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas peserta.

Melalui metode pembelajaran yang partisipatif, anak-anak diberikan kesempatan untuk belajar sambil bermain sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Kegiatan ini juga mendorong peserta agar mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana belajar, mencari informasi, serta mengembangkan potensi diri secara positif.

Selain memberikan pembelajaran kepada peserta didik, tim Pengabdian Masyarakat UNJANI turut berdiskusi dengan para pengelola SB At-Tanzil mengenai pengembangan metode pembelajaran, penguatan budaya literasi, serta strategi peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak PMI. Penguatan budaya literasi telah menjadi salah satu fokus pengembangan di SB At-Tanzil melalui berbagai program pendukung, termasuk penyediaan sarana membaca dan pembelajaran kontekstual.

Program Global Educational Bridge menjadi salah satu bentuk nyata internasionalisasi UNJANI yang tidak hanya memperluas jejaring kerja sama akademik lintas negara, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia di luar negeri. Melalui kegiatan ini, UNJANI berupaya menghadirkan pendidikan yang inklusif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab tantangan global yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses pendidikan berkualitas, SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak PMI, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi internasional antara perguruan tinggi, komunitas pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian yang berkelanjutan, LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan literasi dan keterampilan digital anak-anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia, sekaligus mempererat hubungan kerja sama internasional dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini menjadi salah satu langkah nyata UNJANI dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing global, serta senantiasa hadir memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di mana pun berada.

 

https://bandungraya.inews.id/read/702713/program-pengmas-internasional-unjani-bekali-literasi-digital-anak-anak-pmi-di-malaysia?utm_medium=sosmed&utm_source=whatsapp